Tag: #alfathschoolindonesia
Pada acara Parents Teacher Conference Kelompok Bermain Al-Fath yang diselenggarakan pada Sabtu (7/9) silam, dipaparkan 4 stimulasi yang menjadi landasan acuan penyusunan program :
1. Stimulasi perkembangan motorik kasar. Hal ini dilakukan melalui aktivitas bermain yang secara tidak langsung dapat mengasah kemampuan anak untuk melakukan hal-hal fisik yang sesuai dengan umurnya. Misalnya, permainan berjalan di atas balok selain melatih keseimbangan, anak-anak secara langsung juga belajar keberanian dan percaya diri. Bernyanyi dan menari bergerak mengikuti irama lagu juga merupakan cara untuk menstimulasi motorik kasar anak
.
2. Stimulasi perkembangan motorik halus. Contoh kegiatannya seperti mewarnai, meronce pernak-pernik berukuran besar dan menyortir benda sesuai dengan bentuk dan warna
.
3. Stimulasi Bahasa. Guru guru Kelompok Bermain Al-Fath mengajak anak berkomunikasi secara intensif sambil bermain, dengan menggunakan kata-kata dan bahasa yang baik dan benar. Anak sekaligus diajarkan sopan santun, dengan mengucapkan “tolong” dan “terima kasih.”
.
4. Stimulasi perkembangan sosial. Dengan berinteraksi, anak belajar untuk beradaptasi dalam suatu kelompok, mengerti bahwa untuk memakai toilet harus mengantre, bermain dengan bergiliran. Anak juga mulai mengenali bahwa teman-temannya ada yang laki-laki dan ada yang perempuan, dan juga mulai mengenal dirinya sendiri
.
(Mr.M)
Suasana belajar Kelompok Bermain Al-Fath semakin seru dan asyik! Belum lama ini mereka melakukan kegiatan bermain dengan air atau dikenal dengan kegiatan Splash Time. Apa sih manfaatnya?
.
Dari bermain air siswa Kelompok Bermain belajar konsep kosong atau penuh, banyak atau sedikit, kering atau basah dan mengenal konsep jumlah. Mereka juga belajar tentang hujan, air dan bentuk zat. Bahkan tanpa disadari bermain di air juga dapat memperkaya kosakata pada siswa. Jadi tidak hanya sekedar bermain aja lho, keren kan?
.
Masih banyak lagi cara belajar sambil bermain yang diterapkan oleh guru-guru Kelompok Bermain Al-Fath. Untuk mengetahuinya lebih banyak lagi, silahkan datang ke acara Parents Teacher Conference (PTC) KB Al-Fath yang akan diadakan besok Sabtu, (07/9) dari jam 08.00-11.00 di KB-TK Al-Fath Cirendeu. Datang ya!
.
(Mr.M)
Ada beberapa alasan kenapa TK Al-Fath mengadakan kegiatan Manasik Haji, diantaranya adalah untuk menanamkan nilai agama dan moral yang kuat sejak dini karena ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima sebagai tanda penyempurnaan keislaman seseorang. Alasan berikutnya adalah agar siswa dapat mengenal pelaksanaan ibadah haji baik itu materi, praktek, dan beberapa tata tertib haji. Oleh sebab itu para guru TK Al-Fath merancang kegiatan ini sesuai dengan tata tertib yang berlaku, baik dari segi pakaian Ihram, urutan pelaksanaan ibadah haji dan pelafalan do’a-do’anya
.
Hal tersebut terlihat pada pelaksanaan praktek manasik haji yang dilaksanakan oleh TK Al-Fath BSD pada hai Rabu, (28/8) silam. Tenda untuk tempat Wukuf dipasang di play ground lengkap dengan karpet yang terhampar. Tiga Jamarat didirikan, miniatur Ka’bah dipasang di area depan masjid Al-Fath, begitu juga jalur untuk untuk Sai, tempat untuk Tahallul dan tak lupa jajanan Kurma dihadirkan guna menghadirkan nuansa
.
Selama pelatihan, guru-guru selalu mengingatkan untuk bersabar dalam menunggu antrian dan disiplin dalam pelaksanaan Rukun dan Wajib haji seperti Niat, Tawaf dan Sai yang harus tujuh putaran dan jumlah batu yang dilemparkan pada tiga Jamaraat. Karena kegiatan ini merupakan suatu proses pembelajaran, para guru sangat memprioritaskan keceriaan anak dan menjaga kondisi kegiatan ini tetap menyenangkan
.
(Mr.M)
.
Sabtu, (24/8), guru guru SD Al-Fath Cirendeu berbagi tips cara menerapkan metode active learning kepada para orang tua murid di acara Parents Teacher Conference (PTC).
.
Salah satu materi yang dibahas adalah Ragam Kebudayaan Nusantara. Para orang tua siswa yang berperan menjadi siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang kemudian berdiskusi bersama tentang materi tersebut. Tahapan selanjutnya adalah presentasi. Masing-masing berusaha menampilkan presentasi mereka dengan cara yang kreatif dan semenarik mungkin, ada yang memakai gambar animasi buatan tangan, dan ada juga yang memakai busana daerah tertentu untuk memperkuat materi yang ingin disampaikan
.
Nah para orang tua siswa jadi tahu dan ikut mengalami gaya belajar anak-anaknya di Al-Fath, yaitu belajar sambil bermain dengan menerapkan 5M: Mengamati, Menanya, Mencoba, Menalar dan Mengkomunikasikan. Selain itu para siswa juga dibiasakan untuk bekerjasama dalam kelompok dan menuntaskan tugas secara efektif dan efisien. Pada akhirnya seluruh orang tua siswa yang hadir sepakat bahwa belajar dengan suasana yang menyenangkan dapat meningkatkan daya serap pada materi pelajaran
.
PTC kemarin juga membahas KBM Kurikulum Tiga Belas, Sosialisasi program Sister School dan disinggung juga Program BRIDGE (pertukaran guru Australia Dan Indonesia) yang detil programnya akan dibahas nanti
.
Sebagai tambahan informasi, PTC TK Al-Fath Cirendeu akan diadakan pada Sabtu, 31 Agustus 2019. Acara dimulai jam 08.00-12.00 wib. Akan ada Kids Performance disela- sela pembahasan materi dan perkenalan dengan para guru. Datang ya!
.
(Mr.M)
.
Mengenalkan Ragam Budaya Indonesia kepada siswa-siswi sekolah Swan Hill North Primary School, Australia, adalah salah satu misi yang diemban oleh Ms Sandra dan Ms Tika. Tidak hanya dengan presentasi di kelas, mereka berdua juga mengenalkan bahasa Indonesia melalui lagu Topi Saya Bundar. Syair yang ringkas menjadikan lagu ini cepat dipahami dan diikuti oleh siswa disana. Mereka berdua juga mengajak siswa disana untuk membalas surat-surat yang ditulis tangan oleh siswa SD Al-Fath. Dengan sabar Ms Sandra dan Ms Tika mencoba menjelaskan maksud dari kata-kata dalam surat tersebut yang tertulis dalam bahasa Indonesia
.
Dibeberapa kesempatan Ms Sandra dan Ms Tika juga ikut mendampingi Ms Stacey mengajar materi bahasa Indonesia yang memang masuk dalam kurikulum sekolah tersebut. Selain itu mereka berdua juga mengenalkan tarian yang begitu merakyat; tari Goyang Maumere. Terlihat siswa begitu semangat untuk mengikuti gerakan dan menikmati tarian yang diiringi irama yang rancak
.
Memperkaya wawasan dan memperluas jaringan sampai ke level internasional juga merupakan goal yang ingin dicapai dengan mengikuti program ini. Salah satu caranya adalah bersosialisasi dengan warga lokal dengan mengikuti dan menghadiri berbagai acara dan pertandingan olah-raga. Mereka juga diajak mengunjungi tempat-tempat penting untuk menyerap informasi dan sejarah yang terkandung didalamnya
.
Nah, tanggal 25 Agustus nanti adalah hari kepulangan Ms Sandra dan Ms Tika. Mereka berdua akan menceritakan berbagai pengalaman seru dan pelajaran yang didapat dari program BRIDGE ini. Oh iya, mereka juga akan membawa balasan surat dari teman-teman di Australia. Wow!
.
(Mr.M)
.
Atmosfer kompetisi sehat antar siswa SMP-SD-TK Al-Fath begitu terasa di berbagai lomba yang diadakan dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74
.
Mereka beradu strategi di berbagai lomba diantaranya beradu cepat di lomba Bawa Kelereng dengan Sendok, beradu cekatan di lomba Makan Kerupuk dan belajar harmonisasi suara di lomba Paduan Suara serta beradu tenaga di lomba yang tak pernah dilupakan; Tarik-Tambang. Walaupun saling berlomba, mereka tidak melupakan semangat untuk bermain bersama, bersenang-senang dan merayakan kemenangan
.
SMP-SD-TK Al-Fath selalu menghadirkan atmosfer ini dengan tujuan bahwa kompetisi secara sehat bisa memberi dampak positif bagi tumbuh kembang anak. Selain mempersiapkan mereka melalui pengalaman menang dan kalah, berkompetisi membantu mereka mengembangkan beberapa kemampuan yang akan berguna ketika mereka dewasa, seperti menunggu dan mengambil waktu giliran, empati, keuletan, dan kepercayaan diri
.
Para guru selalu menanamkan kepada siswa rasa untuk saling menghargai usaha yang sudah dilakukan bersama. Kemenangan tidak disikapi dengan kesombongan dan kekalahan adalah penyemangat untuk lebih baik dikemudian hari. Ayo Semangat!
.
Oh iya, dua guru Bahasa Inggris Ms Sandra dan ms Tika sedang menjalani program BRIDGE di Australia. Mereka punya banyak cerita untuk dibagikan kepada kita semua. Besok ya!
.
(Mr.M)
.
TK Al-Fath BSD tak kalah heboh dalam merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74. Dilaksanakan pada Senin, (19/8), siswa begitu gembira dalam ragam perlombaan yang dipandu oleh dewan guru
.
Dua kubu saling berhadapan untuk unjuk kekuatan dalam lomba Tarik Tambang. Penonton begitu heboh menyemangati kedua belah tim di lomba yang diadakan di Al-Fath Play ground. Semangat kemenangan terlihat di kubu pemenang. Walaupun terlihat sedikit kecewa, kubu yang kalah tetap semangat dan memberi ucapan selamat kepada pemenang. Ditempat yang sama juga digelar lomba Bakiak yang menuntut kekompakkan dan koordinasi serta keseimbangan
.
Lomba Kipas Balon juga menyita perhatian. Para peserta yang terdiri dari perwakilan setiap kelas berusaha mengipasi balon dan menjaga arahnya agar tetap lurus dan cepat mencapai garis akhir. Beberapa kejadian lucu yang mengundang gelak tawa mengiringi lomba yang diadakan di depan lobby TK Al-Fath BSD
.
Berbasah-basahan tak menghalangi siswa untuk menjadi yang terbaik dalam Lomba Estafet Air. Berbekal sebuah sponge mereka berlomba untuk memindahkan air dari ember pertama ke ember kedua yang berjarak sekitar 10 meter
.
Lomba Engrang Batok dan Simpay tak kalah serunya. Dibutuhkan keberanian dan keseimbangan untuk bisa melangkah cepat dengan Engrang Batok Kelapa di kaki. Begitu juga dengan lomba Estafet Simpai. Pemenang ditentukan oleh tim yang tercepat meloloskan Simpai melalui seluruh badan peserta
.
Semoga dengan lomba ini para siswa TK Al-Fath BSD bisa memahami arti kerja sama dan keuletan serta semangat tinggi untuk menjadi yang terbaik
.
(Mr.M)
.